PENERAPAN MARKETING MIX 7P
Helooo good readers!!
Di perjumpaan ketujuh ini, kita akan memahami penerapan marketing mix. Yuk langsung aja kita bahas!
Istilah Marketing Mix atau bauran pemasaran pertama kali diperkenalkan pada tahun 1953 dalam sebuah acara American Marketing Association oleh Neil Bordon, seorang pakar pemasaran dan profesor di Universitas Harvard.
Konsep Marketing Mix yang akan kita bahas ini lebih kompleks yakni terdiri dari lebih dari 4 elemen, sehingga tidak lagi berfokus hanya pada produk. Marketing Mix 7P memiliki 7 elemen yang kompleks dan berkaitan dengan relasi dengan pasar atau target konsumen. Ketujuh elemen ini membuat konsep bauran pemasaran menjadi lebih kompleks karena melibatkan aspek di luar produk itu sendiri. Dengan mempertimbangkan ke-7 elemen tersebut, pelaku bisnis diharapkan dapat mengidentifikasi serta merancang strategi pemasaran yang ideal untuk produk yang dimiliki. Marketing mix 7P tersebut yakni:
a. Product atau produk: merupakan elemen dasar dalam konsep ini karena menjadi objek yang ditawarkan kepada pasar atau konsumen. Kualitas produk menjadi faktor penting karena dapat memudahkan penjualan dan memberikan pengalaman positif bagi konsumen.
b. Price atau harga: merupakan nilai ekonomis dari produk yang dijual. Harga merupakan pengorbanan yang harus dibayar oleh konsumen untuk memperoleh produk tersebut, dan dapat dihitung berdasarkan modal dan biaya produksi, serta keuntungan yang diinginkan oleh pelaku bisnis.
c. Place atau tempat: merupakan elemen yang berkaitan dengan lokasi bisnis. Tempat yang strategis dapat meningkatkan citra pelaku bisnis dan produk, serta memudahkan konsumen untuk menjangkau produk tersebut.
d. Promotion atau promosi : merupakan kegiatan promosi yang dilakukan untuk memasarkan produk. Promotion bisa disebut sebagai cara bisnis untuk memperkenalkan produk sekaligus menjualnya kepada konsumen. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, mulai dari pemasangan iklan sampai melakukan event promosi.
e. People atau orang: merupakan elemen yang berkaitan dengan sumber daya manusia dalam perusahaan yakni karyawan ataupun staff perusahaan. Kualitas SDM yang baik akan berdampak positif bagi perusahaan dan dapat meningkatkan kinerja.
f. Process atau proses: merupakan seluruh aktivitas yang berhubungan dengan produk yang dihasilkan serta disampaikan kepada pelanggan. Proses di sini mencakup bagaimana cara perusahaan melayani permintaan tiap konsumennya, mulai dari konsumen memesan (order) hingga akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.
f. Physical Evidence : merupakan apa yang dilihat pelanggan ketika membeli produk/layanan perusahaan. Umumnya berkaitan dengan kemasan, branding, logo, dsb. Keberadaan bukti fisik akan lebih meyakinkan konsumen tentang produk atau brand yang akan dipilih. Tak jarang bukti fisik ini juga turut mempengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen ketika hendak membeli produk.
Mari kita lihat contoh penerapan strategi Marketing Mix dalam sebuah perusahaan fiksi yang menjual produk makanan sehat, seperti granola, anggap saja nama brand-nya NutriOats.
1. Produk: Brand NutriOats ini memahami bahwa pelanggannya adalah individu yang peduli dengan kesehatan mereka. Oleh karena itu, mereka telah mengembangkan berbagai varian granola yang rendah gula, tinggi serat, dan bebas gluten sesuai dengan preferensi pelanggan. Selain itu, mereka berfokus pada packaging yang menarik dan ramah lingkungan untuk mendukung citra produk yang sehat.
2. Harga: Brand NutriOats juga menawarkan granola mereka dengan harga yang wajar untuk pasar makanan sehat. Mereka memahami bahwa pelanggan mungkin bersedia membayar sedikit lebih untuk produk berkualitas, tetapi tetap berusaha menjaga harga bersaing dengan merek sejenis. Mereka juga menawarkan diskon untuk pembelian dalam jumlah besar dan langganan bulanan untuk menarik pelanggan yang setia.
3. Tempat: Granola ini tersedia di berbagai saluran distribusi, termasuk toko-toko makanan organik, supermarket, dan toko online perusahaan mereka sendiri. Mereka menjalankan situs web yang mudah digunakan dan efisien untuk memudahkan pelanggan dalam memilih dan membeli produk.
4. Promosi: Tidak sampai di situ saja, brand NutriOats aktif dalam pemasaran online dan offline. Mereka menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan pelanggan mereka dan memberikan informasi tentang manfaat kesehatan granola mereka. Mereka juga berpartisipasi dalam pameran makanan sehat dan mengadakan acara penjualan dengan promosi khusus.
5. Orang: Karyawan brand ini dilatih untuk memberikan pelayanan pelanggan yang baik dan menjawab pertanyaan mengenai produk dengan baik. Mereka menghargai pengetahuan staf mereka tentang manfaat kesehatan dan diet yang sesuai, yang dapat membantu pelanggan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
6. Proses: Proses produksi granola sangat ketat dalam memenuhi standar kualitas dan kesehatan. Perusahaan juga telah mengoptimalkan sistem pengiriman dan penyimpanan untuk memastikan bahwa produk selalu tersedia.
7. Bukti Fisik: Selain kualitas produk, perusahaan juga memberikan bukti fisik kualitas dengan kemasan produk yang menarik dan informasi nutrisi yang jelas di setiap kemasan.
Keuntungan Menerapkan Marketing Mix
Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menerapkan marketing mix untuk bisnis, diantaranya:1. Mempermudah perencanaan pemasaran
2. Memperbaiki efisiensi pemasaran
3. Fokus pada kebutuhan pelanggan
4. Memaksimalkan keuntungan dan kebutuhan pelanggan
5. Meningkatkan daya saing pasar
6. Menjadi dasar pengambilan keputusan
7. Memonitor kinerja kampanye pemasaran
Semoga pembahasan materi kali ini bermanfaat yaa.. see you on the next blog!
223500010002
Fakultas Ilmu Komunikasi
UNIVERSITAS MPU TANTULAR
Mata kuliah: Integrated Marketing Communication
Dosen Pengampu: Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom, C.AC., C.PS., C.STMI
Referensi: sab.id // bigevo.com
Source photo: kokatto // Exabytes


Komentar
Posting Komentar