SEPUTAR TIPOLOGI DALAM PERS
Hai good readers!
Jadi, di kesempatan kali ini aku ingin mengajak temen-temen untuk membahas materi terkait "Seputar Tipologi Pers".
Yuk langsung aja kita bahas!
BisnisIndonesia.id
Dalam kapitalisme global, pers tidak berbeda dengan sebuah perusahaan yang senantiasa mengejar keuntungan maksimal dengan investasi minimal. Dengan logika industri dan perusahaan, apa pun akan disajikan pers selama hal itu bisa dijadikan sebagai komoditas.
Ada juga yang berpendapat pers kita sudah berada di luar jalur. Demi pers, apa pun ditulis, dilaporkan, diberitakan, disebarluaskan. Kemerdekaan pers akhirnya berubah drastis dari semula mengundang simpati, tetapi ternyata akhirnya malah menjadi pemicu gelombang antipati. Untuk mengenali lebih jauh masalah ini, kita dapat menganalisis pers berdasarkan kualitas dan wilayah sirkulasinya.
Menurut Djen Amar (1984: 32), kualitas Pers dapat diklasifikasikan kelompok lagi, yakni kelompok pers kuning (yellow newspaper) sehingga semuanya menjadi tiga kelompok, yaitu:
1. Pers Berkualitas
Penerbitan pers berkualitas memilih cara penyajian yang etis, moralis, intelektual. Sangat dihindari pola dan penyajian pemberitaan yang bersifat emosional frontal. Pers jenis ini sangat meyakini pendapat: kualitas dan kredibilitas media hanya bisa diraih melalui pendekatan profesionalisme secara total. Ditujukan untuk masyarakat kelas menengah atas.
Segala sesuatu dilihat menurut pandangan, aturan, norma, etika, dan kebijakan yang sudah baku. Serta terbukti aman bagi kepentingan dan kelangsungan kemajuan perusahaan. Selain itu, pers jenis ini sangat meyakini pendapat kualitas, dan kredibilitas media hanya bisa diraih melalui pendekatan profesionalisme secara total.
2. Pers Populer (Populer newspaper)
Pers populer sangat menekankan nilai serta kepentingan komersial. Pers ini lebih banyak dimaksudkan untuk memberikan informasi dan rekreasi (hiburan). Sasaran pembaca pers populer adalah kalangan menengah-bawah.
Dalam pandangan pers populer, segala sesuatu bisa dilakukan atau bisa diubah demi pemenuhan kebutuhan dan kepuasan khalayak pembaca. Materi laporan, tulisan, dan ulasan pers populer umumnya ringan. Biasanya, pers populer lebih banyak dimaksudkan untuk memberikan informasi dan rekreasi (hiburan). Sasaran pembaca pers populer adalah kalangan menengah-bawah. Baik dilihat dari sisi status sosial maupun diteropong dari kacamata strata intelektual.
3. Pers Kuning (Yellow Newspaper)
Disebut pers kuning karena penyajian pers jenis ini banyak mengeksploitasi warna. Bagi pers kuning, kaidah baku jurnalistik tak diperlukan.Berita tak harus berpijak pada fakta, tetapi bisa saja didasari ilusi, imajinasi, dan fantasi. Pers kuning menggunakan pendekatan jurnalistik SCC (Sex, Conflict, Crime). Pers kuning lebih banyak ditujukan kepada masyarakat pembaca kelas bawah.
Di Dalam bahasa kalangan budayawan, pers kuning lebih banyak mengangkat persoalan dan gambar berselera rendah. Selain itu, pers kuning tak bisa dipercaya karena opini dan fakta sering disatukan, dibaurkan, dikaburkan, bahkan diputarbalikkan. Karena pers kuning lebih banyak ditujukan kepada masyarakat pembaca kelas bawah.
Maka dari itulah, menurut Amar (1984), pers jenis ini sering bersifat sensasional meledak-ledak. Dengan demikian, jika seorang wartawan menyusun berita, memuat gambar atau foto, dan memberi komentar. Alhasil mudah sekali dibedakan. Apakah wartawan tersebut termasuk kelompok penerbitan berkualitas, penerbitan populer, atau penerbitan pers kuning.
Semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat.
Sampai jumpa di pembahasan materi yang selanjutnya!
Yustina Sherly Paramesti
223500010002
Fakultas Ilmu Komunikasi
UNIVERSITAS MPU TANTULAR
Mata kuliah: Hukum dan Media Pers
Dosen Pengampu: Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd., M.I.Kom, C.AC.,C.PS.,C.STMI
Referensi: PPT Ibu Serepina // WordPress.com // vocasia
Source photo: BisnisIndonesia.id
.%20JIBIWibi%20Pangestu%20Pratama.%20.jpg)
Wah pembahasan mengenai pers memang harus memiliki kualitas dalam menyampaikan sebuah berita agar tidak terjadi kesalah pahaman,bermanfaat bgt ka
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuskerenn, sangat membantu!!
BalasHapussangat membantuu terimakasih ka
BalasHapus